Perusak Pandangan

 PERUSAK PANDANGAN

    Oleh : Rizky Noprianda (181201099)

 

Baliho merupakan sebuah bentuk aspirasi atau penyampaian maksud dan tujuan tertentu. Oknum yang menjadi penanggungjawab pemasangan baliho ini tentunya juga harus bertanggungjawab dengan pelepasan/pencopotannya kembali. Baliho-baliho yang sudah tidak berlaku lagi justru masih banyak bergantungan dan menjadi pengganggu pandangan indah daerah perkotaan. Baliho sendiri sebenarnya bermaksud baik dengan penyampaian kalimat yang sopan terhadap sesuatu hal yang terjadi pada saat tertentu. Tetapi terkadang menjadi gangguan karena baliho yang seharusnya sudah dicabut (kadaluarsa) malah menjadi perusak pandangan.

Mata yang seharusnya menikmati dan hati yang seharusnya merasa kagum dengan keindahan langit seakan merasa risih dan kumuh karena adanya baliho yang digantungan menutupi pandangan ke arah langit. Penempatan baliho juga terkadang menjadi pengganggu daerah pusat kota. Pusat kota yang seharusnya menjadi tujuan untuk bersuka ria dirusak oleh pemandangan baliho. Terutama pada baliho yang sudah kadaluarsa masanya, seperti baliho dari organisasi atau pribadi maupun pejabat daerah tertentu mengucapkan “SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI” hal ini tentulah sangat bagus. Organisasi atau pribadi maupun pejabat daerah tertentu terebut bisa dikenal oleh masyarakat secara luas. Tetapi baliho miliknya tersebut menjadi pengganggu ketika sudah lewat masa hari raya atau lebaran Idul Fitri karena sudah memasuki bulan selanjunya. Alhasil, kebanyakan baliho tersebut masih dipajang dan dibiarkan begitu saja sampai kusam dan rusak.

Saya berharap oknum-oknum terkait pemasangan dan pencopotan baliho mencabut balihonya ketika sudah waktunya. Saya juga berharap pemerintah daerah bertindak tegas agar kota yang kita cintai dapat kita jaga dan kita rawat bersama. Pemandangan langit yang indah sudah seharusnya dapat dinikmati untuk mengingat betapa besarnya Keagungan Tuhan.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nasib Baliho di Tangan Manusia yang Tidak Bertanggung Jawab

Baliho yang Menjadi Bumerang

Pemasangan Baliho yang Tidak Mengerti Perasaan Pohon