Pemasangan Baliho yang Tidak Mengerti Perasaan Pohon
PEMASANG BALIHO YANG TIDAK MENGERTI PERASAAN POHON
Penulis : Anggiat Simanjuntak (181201103)
Pernahkah kamu dengar mengenai kata baliho? Jawabanya pasti sebagian banyak orang tidak asing lagi dengan kata baliho ini. Pada era modern ini banyak orang yang berlomba-lomba untuk memperkenalkan produknya (misalnya: rokok), profilnya ( dalam masa kampanye) sehingga harapannya masyarakyat banyak akan semakin mengenal dan selalu ingat apa saja yang dipromosikan pada baliho tersebut. Kenapa sih mereka memilih media baliho utuk media promosi mereka? Yang pasti adalah media itu tergolong sangat mudah dilakukan dan biaya yang dikeluarkan mungkin lebis sedikit dibanding media lainya, media ini biasnya dipasang dipingir jalan diperkotaan, pedesaan juga, dan juga dipasang diatas jalan. Maka dengan hal inilah apa yang dipromosikan mereka dapat dilihat banyak orang karena ketika orang lewat pasti penglihatannya tertuju terhadap baliho tersebut.
Sesuatu yang menarik perhatian saya adalah baliho yang terpasang dibatang pohon terutama yang ada dipinggir jalan. Mungkin bukan cuma saya, banyak orang mungkin merasa bahwa itu adalah perlakuan buruk terhadap pohon. Tapi yang saya perhatikan juga banyak orang yang tidak terlalu memikirkan hal itu. Mungkin saja mereka berfikir ya sudahlah itu tidak terlalu menggangu dan pohon itu akan baik baik saja. Namun saya juga berharap itu tidak terjadi. Sebaiknya kita mengerti bahwa pohon yang ditanam ditepi jalan mempunyai manfaat yang sangat tinggi.. manfaat pohon tersebut diantaranya adalah: banyaknya gas polutan dijalan maka dengan adanya pohon dapat menyerap karbon monoksida, menyaring kebisingan kendaraan, menghasilkan pemandangan yang indah, membuat sejuk karena dapat menyerap panas yang banyak, menyerap debu dijalan. Bagaimana dengan fungsi pohon tersebut bukan kah pohon tersebut memberikan manfaat yang cukup banyak bagi manusia. Tapi apa yang terjadi? Bisa kita lihat sendiri kan, mereka tega menyiksa pohon itu tersebut dengan memasang baliho disana, ada yang mengikatkan baliho tersebut dengan tali, ada yang ditempelkan dengan menggunakan paku dan tindakan lainnya terhadap pohon tersebut.
Bagaimanakah sebenarnya kita mengucapkan terimakasih pada pohon tersebut bukankah dengan kita harus membiarkannya tumbuh dengan baik tanpa menggangunya dan tidak merusak. Kecuali jika pohon tersebut sudah menghambat jalan itu ada perlakuan khusus. Bahkan pohon tersebut berubah fungsi sebagai sarana kampanye orang-orang berkepentingan dengan dipenuhinya banyak sekali baliho disana. Seandaiya Jika pohon itu dapat berbicara mungkin pohon itu akan sangat menangis. Tapi karena banyak orang merasa mungkin: ah itu hanya pohon kok, gak punya persaan kayak manusia, kalau mati bisa ditanam lagi atau memang tidak peduli, yang penting bisa promosi. Secara gak sadar bahkan baliho tersbut bisa saja membahayakan pengguna jalan tersebut. Misalnya angin kencang, apa tidak mungkin baliho itu lepas dan menghantam pengguna jalan. Jadi harapannya dari tulisan ini adalah sebaiknya kita harus mengerti bagaimana dalam menggunkan baliho, jangan sampai pohon jadi korban dari baliho, karena yang dirugikan juga kita sendiri.
Terimakasih, semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.

Sangat informatif
BalasHapusTidak seharusnya kita menyiksa pohon dengan cara menempelkan baliho
BalasHapusSangat menarik dan tulisan yang bagus.
BalasHapusNtap kalii
BalasHapusKeren dan sangat informatif
BalasHapuskeren semoga menambah wawasan untuk kita semua
BalasHapus